Pameran industri otomotif dan aftermarket, Automechanika Jakarta 2026, resmi dibuka di NICE, PIK 2, Jakarta, Kamis (24/9/2026). Pameran ini mempertemukan pelaku industri otomotif, manufaktur komponen, aftermarket, serta berbagai sektor pendukung dari Indonesia dan pasar global. Yusak Kristian, Chairman Gabungan Industri Alat Mobil Motor (GIAMM), mengatakan, kehadiran Automechanika di Indonesia menjadi tonggak penting bagi industri komponen otomotif nasional. “Kehadiran Automechanika ke Indonesia menandai tonggak penting bagi industri komponen otomotif nasional, khususnya dalam menghubungkan pelaku industri lokal dan internasional,” katanya saat pembukaan, Kamis (24/9/2026). Automechanika Jakarta 2026 Resmi Dibuka “Ajang ini juga menjadi wadah untuk pertukaran ide yang luar biasa serta eksplorasi berbagai peluang baru,” katanya. Automechanika Jakarta 2026 diikuti 339 perusahaan peserta pameran yang berasal dari 15 negara. Kehadiran ratusan perusahaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koneksi antara industri otomotif Indonesia dengan rantai pasok global. Selain memamerkan produk dan teknologi terbaru, ajang ini juga menjadi kesempatan bagi pelaku industri untuk membangun jaringan bisnis dan memperluas kerja sama lintas negara. Automechanika Jakarta 2026 Dorong Kemitraan Pameran Automechanika Jakarta 2026 diharapkan dapat menjadi salah satu wadah bagi pelaku industri untuk melihat perkembangan teknologi sekaligus mencari peluang bisnis. Selain itu, pameran ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem industri otomotif global. “Kami benar-benar berharap bahwa Automechanika Jakarta tidak hanya menjadi ajang pameran produk semata.tetapi juga menjadi wadah untuk pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan pembelajaran,” katanya. “Melalui pameran ini, kami juga berharap dapat melihat lebih banyak pemain Indonesia yang dapat membangun kemitraan baru,” katanya