PT Aletra Mobil Nusantara sebagai agen tunggal pemegang merek kendaraan listrik Aletra, masih akan memfokuskan lini produknya pada satu model utama dalam waktu dekat. Sepanjang 2026, merek mobil listrik asal Indonesia tersebut menempatkan Aletra L8 sebagai tulang punggung produk di pasar domestik. Product Manager Aletra, Marsellinus Christo Antyo, mengatakan perusahaan belum terburu-buru menambah model baru. Saat ini, fokus utama masih diarahkan pada penguatan produksi dan pemasaran L8. Fasilitas perakitan mobil Aletra di PT Handal Indonesia Motor (HIM), Purwakarta, Jawa Barat “Untuk produk, tahun ini kami masih fokus di L8,” ujar Christo di Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (21/1/2026). Meski demikian, Aletra memberi sinyal akan menghadirkan produk baru dalam waktu dekat. Christo menyebut, perusahaan sudah menyiapkan model lain yang sebelumnya sempat diperkenalkan ke publik. “Nanti ada,” kata Christo singkat saat ditanya mengenai kelanjutan produk-produk yang sempat dipamerkan sebelumnya. Ia mengisyaratkan, kehadiran model baru tersebut tidak akan terlalu lama. Waktunya diperkirakan berlangsung di sekitar kuartal pertama 2026. “Tidak terlalu jauh. Hampir kuartal satu,” ujarnya. Christo belum membeberkan detail terkait spesifikasi maupun segmen produk baru tersebut. Namun, ia memberi petunjuk bahwa model selanjutnya berpotensi hadir dengan banderol kompetitif sebagaimana pendahulunya. Rencana produk Aletra “Tunggu saja,” kata Christo. Selain rencana jangka pendek, Aletra juga memastikan pengembangan produk akan berlanjut dalam jangka menengah. Perusahaan menargetkan kehadiran model baru lainnya hingga 2027. Langkah ini sejalan dengan strategi Aletra dalam memperluas portofolio produk secara bertahap, seiring peningkatan kapasitas produksi dan pendalaman manufaktur di dalam negeri. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang