Pemilik mobil hybrid perlu memperhatikan jenis bahan bakar yang digunakan. Sebab mobil hybrid juga dibekali mesin pembakaran dalam alias ICE. Pemilik mobil hybrid tetap perlu menyesuaikan Research Octane Number (RON) pada BBM yang dipakai dengan rasio kompresi mobil. Semakin tinggi rasio kompresi mesin, umumnya semakin tinggi pula kebutuhan oktan untuk mencegah terjadinya knocking atau detonasi. Lantas bisakah Veloz Hybrid dan Zenix Hybrid memakai Pertalite? Service Head Auto2000 Cilandak Sapta Agung Nugraha mengatakan, Pertalite yang memiliki nilai oktan RON 90 lebih sesuai digunakan pada mesin dengan rasio kompresi menengah. "Toyota Veloz (hybrid) menggunakan mesin dengan rasio kompresi 11:1, sedangkan Zenix Hybrid menggunakan mesin dengan rasio kompresi 14:1," katanya kepada Kompas.com, Selasa (29/9/2026). Baterai pada Toyota Innova Zenix Hybrid. "Adapun BBM RON 90 sebenarnya lebih tepat digunakan untuk mesin dengan rasio kompresi menengah, antara 9:1 sampai 10:1," katanya. "Jadi, untuk Veloz dan Zenix Hybrid, karena menggunakan mesin dengan rasio kompresi tinggi, akan lebih tepat bila menggunakan BBM yang sesuai, yaitu RON di atas 90," ujar Sapta. Knocking Menurut Sapta, penggunaan BBM dengan oktan yang tidak sesuai dapat memengaruhi proses pembakaran di dalam mesin. "Bila mesin tersebut menggunakan BBM yang tidak sesuai, maka akan berdampak pada knocking, penumpukan kerak karbon pada ruang bakar mesin, emisi gas buang, dan penurunan performa karena pembakaran yang dihasilkan oleh mesin menjadi kurang sempurna," kata dia. Toyota Veloz Hybrid Knocking merupakan kondisi ketika proses pembakaran di dalam ruang bakar tidak berlangsung sebagaimana mestinya. Gejalanya bisa terdengar seperti suara ketukan dari mesin. Jika terjadi terus-menerus, kondisi tersebut dapat memengaruhi kerja dan kondisi komponen mesin. Selain itu, pembakaran yang kurang sempurna juga dapat membuat konsumsi BBM menjadi lebih boros. "Akibat pembakaran yang kurang sempurna, hal ini tentunya akan berpengaruh juga terhadap konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros," ujar Sapta. Sistem Hybrid Kena Dampak? Lantas, apakah penggunaan Pertalite juga akan merusak sistem hybrid?