Pebalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, mengatakan cukup percaya diri menghadapi seri ke-16 Moto3 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang. Veda datang ke Jepang dengan kepercayaan diri baru setelah tampil kuat pada Moto3 Austria di Red Bull Ring. Sebelunya di Austria, dia memulai balapan dari posisi ke-19 dan mampu merangsek hingga posisi keempat. Namun, dua penalti long lap membuat posisinya akhirnya turun ke urutan ke-13. Meski gagal mempertahankan peluang untuk memperebutkan posisi terdepan, penampilan tersebut menunjukkan kecepatan dan daya juang yang dimilikinya. "Saya sangat antusias untuk pergi ke Jepang. Setelah Austria, saya merasa kepercayaan diri saya kembali dan kami memiliki kecepatan untuk bersaing dengan pebalap-pebalap di depan," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (2/10/2026). "Memulai dari posisi ke-19 dan mencapai posisi keempat menunjukkan kepada saya bahwa kami bisa bersaing. Meskipun penalti mengubah hasil akhir, saya mendapatkan banyak hal positif dari balapan tersebut," ujarnya. Veda Ega Pratama Pengalaman di Motegi Veda datang ke Jepang dengan tekad melanjutkan perkembangan pada musim debut sekaligus memburu hasil positif di sirkuit yang sudah dikenalnya. Pebalap asal Indonesia tersebut memiliki pengalaman positif di Motegi saat masih berlaga di kategori junior. Pengalaman itu menjadi modal tersendiri untuk menghadapi karakter teknis sirkuit sepanjang 4,8 kilometer tersebut. "Sekarang saya ingin membawa perasaan itu ke Motegi. Saya sudah mengenal sirkuit ini karena pernah balapan di sana sebelumnya dan memiliki kenangan yang bagus di Motegi," katanya. "Jadi, saya tidak sabar kembali mengendarai motor dan memulai akhir pekan dengan kuat," ujarnya. Veda Ega Pratama saat berlaga pada Moto3 San Marino 2026 Sirkuit Motegi Moto3 Jepang menjadi seri pembuka dalam rangkaian tur Asia MotoGP 2026. Setelah Jepang, para pebalap akan melanjutkan perjalanan ke sejumlah negara Asia lainnya. "Jepang merupakan awal dari tur Asia. Saya ingin menikmati rangkaian balapan ini, tetapi pada saat yang sama tetap berusaha mendapatkan hasil terbaik," katanya. Veda ingin memanfaatkan rangkaian balapan tersebut untuk terus meningkatkan performanya pada musim debut. Apalagi Sirkuit Motegi memiliki karakter yang cukup teknis dengan kombinasi lintasan lurus dan sejumlah zona pengereman keras. "Ada banyak peluang untuk berkembang dan menunjukkan apa yang bisa kami lakukan," kata Veda. "Saya akan memberikan semuanya bersama tim, terus bekerja keras, dan kembali berusaha bersaing di barisan depan," ungkapnya.