Harga mobil baru yang masih tinggi membuat pasar mobil hybrid bekas bisa menjadi alternatif sebagai konsumen. Selain menawarkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik dibandingkan mobil konvensional, mobil hybrid juga dianggap sebagai solusi transisi menuju kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan. Faktor biaya perawatan yang relatif terjangkau, ketersediaan suku cadang, serta usia kendaraan yang masih muda turut menjadi alasan mobil hybrid bekas kian diminati. Pasar mobil bekas diklaim lesu pada 2025 Sementara itu, dari pantauan Kompas.com, Selasa (3/2/2026) dari berbagi bursa mobil bekas daring, berikut daftar harga mobil hybrid bekas: Toyota Yaris Cross 2023-2024, Rp 303 jutaan - Rp 340 jutaan Toyota Corolla Cross 2021-2022 , Rp 287 jutaan - Rp 310 jutaan Toyota Kijang Innova 2022-2025, Rp 438 jutaan - Rp 519 jutaan Toyota Camry Hybrid 2020, Rp 330 jutaan Suzuki Ertiga 2022-2024, Rp 205 jutaan - Rp 230 jutaan Suzuki XL7 2025, Rp 285 jutaan Sebagai catatan, harga mobil hybrid bekas di atas masih dapat berbeda di setiap daerah maupun bursa mobil bekas. Kondisi kendaraan, riwayat servis, jarak tempuh, serta kelengkapan dokumen menjadi faktor utama yang memengaruhi banderol. Maka dari itu, calon pembeli disarankan melakukan pengecekan menyeluruh dan membandingkan beberapa unit sebelum memutuskan membeli mobil hybrid bekas yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang