Kualitas audio mobil tidak hanya ditentukan harga perangkat yang digunakan. Gangguan listrik serta resonansi di dalam kabin, juga kerap membuat suara terdengar kurang optimal, meski sistem audio yang dipasang tergolong premium. Untuk menjawab persoalan tersebut, Harmonic Harmony memperkenalkan dua perangkat terbaru, yakni EHD Reference dan AHD (Acoustic Harmony Device) Series. CEO Audio Plus Indonesia, Andreas Tjahjadi, mengatakan, permasalahan utama pada sistem audio mobil sering kali bukan terletak pada perangkat utama, melainkan pada kondisi kelistrikan dan akustik kabin. Harmonic Harmony memperkenalkan dua perangkat terbaru, yakni EHD Reference dan AHD (Acoustic Harmony Device) Series. “Banyak pengguna sudah memakai head unit, amplifier, dan speaker yang bagus, tetapi hasil suaranya belum maksimal karena masih terganggu noise dan resonansi di dalam kabin,” ujar Andreas dalam keterangannya, Senin (26/1/2026). EHD Reference difungsikan untuk menekan gangguan listrik yang berasal dari sistem kelistrikan mobil. Perangkat ini bekerja dengan menyaring noise agar tidak memengaruhi kinerja sistem audio. “Fungsi utama EHD Reference adalah membersihkan suplai listrik, sehingga sistem audio bisa bekerja lebih optimal tanpa mengubah karakter suara yang sudah diatur,” kata Andreas. Sementara itu, AHD Series ditujukan untuk mengurangi gaung dan resonansi di dalam kabin. Perangkat ini mengontrol medan elektromagnetik dengan memanfaatkan material seperti carbon fiber. Berbeda dengan produk sejenis yang bersifat pasif, AHD menggunakan suplai listrik langsung dari kendaraan sebesar 12 volt. Dengan sistem tersebut, perangkat dapat dipasang secara tersembunyi tanpa mengganggu tampilan interior. Harmonic Harmony memperkenalkan dua perangkat terbaru, yakni EHD Reference dan AHD (Acoustic Harmony Device) Series. AHD Series tersedia dalam dua varian, yakni AHD Standard dan AHD Reference. Versi Reference disebut memiliki tingkat kontrol yang lebih tinggi dibandingkan varian standar. Andreas menambahkan, kombinasi kedua perangkat tersebut diharapkan dapat membantu menghadirkan kualitas suara yang lebih konsisten. “Dengan pengaturan listrik dan akustik yang lebih baik, fokus suara, bass, dan keseimbangan audio di dalam kabin bisa lebih terjaga,” ujarnya. Kedua produk ini juga mengusung konsep modular, sehingga pengguna dapat melakukan peningkatan sistem audio secara bertahap sesuai kebutuhan dan anggaran. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang