JAKARTA, KOMPAS.com – Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, tampil luar biasa dalam balapan Moto3 Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang, Minggu (1/11/2026) siang WIB.
Memulai lomba dari posisi kedelapan, Veda sukses mengakhiri balapan di urutan kedua setelah melewati pertarungan sengit melawan sejumlah pebalap papan atas.
Hasil tersebut menjadi pencapaian membanggakan bagi Veda yang masih berusia 17 tahun. Ia menunjukkan keberanian, konsistensi, dan kemampuan membaca peluang sepanjang balapan hingga berhasil mengamankan podium di hadapan publik Malaysia.
Second podium of the year for the Indonesian ???? ???????? #MalaysianGP ???????? https://t.co/E6odwVz6AA
— MotoGP™???? (@MotoGP) November 1, 2026
Sementara itu, Maximo Quiles dari CFMOTO Aspar Team tampil sebagai pemenang. Veda mengakhiri balapan dengan selisih waktu sekitar tiga detik dari pebalap asal Spanyol tersebut.
Veda Langsung Masuk Lima Besar
Mengawali balapan dari posisi kedelapan, Veda langsung menunjukkan start impresif. Begitu lampu start padam, pebalap Indonesia itu melesat dan berhasil memperbaiki posisinya hingga menempati urutan kelima.
Pada lima lap pertama, Veda mulai membangun ritme untuk mengejar kelompok terdepan. Saat itu, Quiles masih nyaman memimpin balapan, diikuti Alvaro Carpe di posisi kedua dan Hakim Danish di urutan ketiga.
A show of respect with the #Moto3 World Champion and Pratama ???? #MalaysianGP ???????? https://t.co/UqcawHu486
— MotoGP™???? (@MotoGP) November 1, 2026
David Almansa berada di posisi keempat dan menjadi sasaran terdekat Veda. Pebalap Honda Team Asia tersebut beberapa kali terlihat menempel ketat Almansa, berusaha mencari celah untuk melakukan manuver menyalip.
Memasuki lap keenam hingga kedelapan, persaingan di barisan depan semakin menarik. Veda masih bertahan di posisi kelima sambil menjaga jarak dengan empat pebalap di depannya.
Kesabaran Veda akhirnya membuahkan hasil ketika balapan memasuki lap kesembilan. Ia mulai meningkatkan agresivitas dan berani mengambil celah di sejumlah tikungan.
Manuver demi manuver berhasil dilakukan. Veda bahkan sukses menyalip Almansa, Hakim Danish, dan Carpe secara beruntun hingga melesat ke posisi kedua.
Veda Pratama ROCKETS to a P2 podium finish ???? #MalaysianGP ???????? https://t.co/xpuYa7PXID
— MotoGP™???? (@MotoGP) November 1, 2026
Duel Sengit Empat Lap Terakhir
Memasuki fase akhir balapan, persaingan semakin panas. Veda yang sempat berada di posisi kedua harus menerima kenyataan turun ke urutan keempat ketika lomba menyisakan empat lap.
Namun, Veda tidak menyerah. Pertarungan empat pebalap di belakang Quiles berlangsung semakin ketat. Veda dan Almansa saling bergantian merebut posisi kedua dan ketiga.
Carpe juga tidak tinggal diam. Pebalap Red Bull KTM itu sempat menusuk ke posisi kedua, membuat persaingan perebutan podium semakin sulit diprediksi.
PRATAMA AROUND THE OUTSIDE ???? #MalaysianGP ???????? https://t.co/1ZMJGdxKWZ
— MotoGP™???? (@MotoGP) November 1, 2026
Ketegangan mencapai puncaknya pada lap terakhir. Veda kembali menunjukkan ketenangannya dengan melancarkan manuver penting untuk menyalip Carpe.
Manuver tersebut menjadi penentu keberhasilan pebalap Indonesia itu mengamankan posisi kedua. Hingga garis finis, Veda mampu mempertahankan posisinya dan memastikan podium Moto3 Malaysia 2026.
Veda pun menutup balapan dengan hasil membanggakan setelah memulai lomba dari posisi kedelapan. Sementara itu, Quiles keluar sebagai pemenang dengan keunggulan sekitar tiga detik.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.