PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku distributor resmi kendaraan niaga dari Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) di Indonesia, kembali mempertegas komitmennya dalam mendukung peta jalan transportasi rendah emisi dan berkelanjutan dari Pemerintah Indonesia. Komitmen nyata ini diwujudkan melalui penyerahan unit truk listrik Fuso eCanter kepada PT Fastana Logistik Indonesia (FLI) di ajang pameran otomotif GIIAS 2026, Selasa (5/8/2026). Sales and Marketing Director PT KTB, Aji Jaya, menyampaikan, ini merupakan unit ketiga eCanter yang sudah dibeli oleh pelanggan di Indonesia. "PT Fastana Logistik adalah konsumen ketiga yang membeli di eCanter di Indonesia," katanya di ICE BSD, Selasa (5/8/2026). Aji mengatakan, Fuso eCanter menjadi pelopor truk listrik pertama di Indonesia sejak tahun 2024. Sejak itu, KTB memastikan ekosistem yang mendukung operasional, mulai dari kesiapan EV mobile charger, hingga layanan purna jual untuk memberikan ketenangan konsumen dalam operasional kendaraan listrik. Kepercayaan Ratusan Unit Armada PT Fastana Logistik Indonesia (FLI) sendiri merupakan perusahaan penyedia jasa logistik terkemuka di Indonesia yang melayani distribusi barang ke berbagai wilayah dengan standar keandalan tinggi. Sebagai mitra strategis Mitsubishi Fuso, FLI melihat eCanter sebagai solusi paling tepat untuk mendukung operasional distribusi perkotaan mereka yang sangat intensif dan memiliki rute terencana. Direktur PT Fastana Logistik Indonesia, Subagyo Raharjo mengatakan, keputusan FLI meminang Fuso eCanter bukanlah tanpa alasan, menurutnya bisa menghemat anggaran operasional. "Karena ternyata ini bisa memberikan efek mungkin lebih dari 40 persen itu mungkin akan bisa menghemat operasional kami," katanya pada acara yang sama. Selain itu, Subagyo mengatakan, sebagai konsumen setia yang telah mengoperasikan lebih dari 400 unit armada Mitsubishi Fuso, FLI menjadikan keandalan layanan purna jual (after-sales service) dan responsivitas ketersediaan suku cadang sebagai fondasi utama kepercayaan mereka. tahun kami mempercayakan armada operasional kepada Mitsubishi Fuso karena keandalan kendaraan serta dukungan layanan purna jualnya. Melalui eCanter, kami optimistis dapat memulai langkah menuju operasional logistik yang lebih berkelanjutan," katanya. Mitsubishi eCanter di GIIAS 2025 Spesifikasi Tangguh dan Efisien Secara spesifikasi, Fuso eCanter yang diserahkan dibekali dengan baterai ukuran M berkapasitas 83 kWh. Di atas kertas, truk ramah lingkungan ini mampu menempuh jarak hingga 140 km dengan Gross Vehicle Weight (GVW) sebesar 6 ton. Hadir dengan panjang wheelbase 3,4 meter dan torsi melimpah mencapai 430 Nm, truk ini sangat cocok dan tangguh untuk mengangkut muatan dengan volume maksimal. Selain itu, desain sasisnya yang rata memberikan kemudahan ekstra bagi pihak karoseri dalam proses pembuatan rear body (bodi belakang). Mitsubishi Fuso menyerahkan satu unit Fuso eCanter kepada PT. Fastana Logistik Indonesia di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Tidak hanya itu, eCanter juga unggul berkat ragam teknologi canggih yang disematkan. Salah satunya adalah fitur eAxle, sebuah teknologi yang menggabungkan fungsi gardan, gear, motor, dan inverter. Inovasi ini diklaim membuat proses perawatan eCanter menjadi jauh lebih mudah dan efisien. Jaminan "Zero Down Time" Bagi KTB, elektrifikasi bukan sekadar menjual kendaraan, melainkan membangun ekosistem. Untuk memberikan ketenangan dan kenyamanan operasional bagi konsumen eCanter, KTB telah menyiapkan layanan purna jual mumpuni khusus kendaraan listrik. Layanan ini mencakup kesiapan 3 diler resmi Mitsubishi Fuso di area Jabodetabek yang telah dilengkapi teknologi canggih seperti alat pengecekan kondisi baterai (Xentry). Jika konsumen mengalami kondisi darurat di jalan, KTB juga menyiagakan fasilitas EV Mobile Charger berkapasitas 65 kWh dengan kecepatan pengisian daya 60 kW yang siap memberikan pasokan listrik secara cepat. Seluruh fasilitas ini didukung langsung oleh tenaga mekanik andal yang telah tersertifikasi khusus untuk perawatan kendaraan listrik, guna mewujudkan komitmen Zero Down Time.