Perjalanan Jakarta menuju Bandung menjadi kesempatan untuk menguji langsung karakter Mitsubishi Xforce bermesin bensin atau Internal Combustion Engine (ICE). Unit yang digunakan merupakan Xforce Ultimate CVT, varian tertinggi untuk versi mesin bensin yang menawarkan sejumlah fitur lebih lengkap, termasuk frameless panoramic roof. Perjalanan dilakukan dengan rute Jakarta-Bandung sejauh 144,1 kilometer. Selain merasakan karakter berkendara SUV ringkas tersebut di perjalanan luar kota, pengujian ini juga melihat konsumsi bahan bakar yang tercatat pada sistem kendaraan. Hasilnya, Xforce mencatat konsumsi bahan bakar rata-rata 18 kilometer per liter hingga perjalanan mencapai 144,1 kilometer. Jika dihitung secara sederhana, dengan angka tersebut perjalanan sejauh 144,1 kilometer membutuhkan sekitar 8 liter bensin. Namun, konsumsi aktual bisa berbeda tergantung kondisi lalu lintas, kecepatan, gaya berkendara, beban kendaraan, penggunaan AC, serta kondisi jalan. Xforce Ultimate masih mengandalkan mesin bensin 1.5 liter MIVEC yang dipadukan dengan transmisi CVT. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 104 PS dan torsi maksimum 140 Nm. Mitsubishi Xforce ICE Karakter mesin lebih diarahkan untuk memberikan kenyamanan dalam penggunaan harian. Ketika digunakan di jalan tol, respons pedal gas terasa cukup halus dan transmisi CVT mampu menjaga putaran mesin tetap relatif stabil ketika mobil melaju konstan. Saat masuk ke jalur menuju Bandung dengan kondisi jalan yang lebih beragam, karakter suspensi mulai terasa. Salah satu hal yang cukup menarik dari Xforce adalah penyetelan suspensinya yang terasa lebih nyaman dibandingkan generasi sebelumnya. Redaman terasa lebih matang ketika melewati permukaan jalan yang bergelombang. Mobil juga tidak terlalu terasa memantul ketika melewati sambungan jalan atau permukaan yang kurang rata. Ground clearance 222 mm turut memberikan rasa percaya diri ketika menghadapi jalan dengan kontur yang berubah. Posisi duduk yang cukup tinggi juga membantu pengemudi mendapatkan pandangan lebih luas ke arah depan. Kabin Senyap Mitsubishi Xforce ICE Dari sisi kenyamanan kabin, Xforce memiliki salah satu keunggulan yang cukup terasa selama perjalanan jarak jauh, yakni tingkat kesenyapan kabin. Suara dari luar relatif teredam dengan baik, termasuk ketika mobil melaju di jalan tol. Kondisi ini membuat komunikasi antara pengemudi dan penumpang tetap nyaman tanpa harus menaikkan suara terlalu tinggi. Kenyamanan tersebut semakin terasa karena Xforce Ultimate dibekali sistem audio Yamaha Premium yang menjadi salah satu fitur unggulannya. Sistem ini menggunakan delapan speaker dan menawarkan beberapa pilihan mode suara yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Selain sistem audio, Xforce juga dilengkapi layar infotainment berukuran 12,3 inci yang terintegrasi dengan panel meter digital 8 inci. Sistem tersebut mendukung konektivitas smartphone, sehingga pengemudi dapat mengakses berbagai kebutuhan hiburan dan navigasi. Untuk pengisian daya perangkat, tersedia wireless charger serta beberapa port USB. Fitur ini cukup membantu ketika mobil digunakan untuk perjalanan jauh. Fitur Keselamatan Mitsubishi Xforce ICE Dari sisi keselamatan, Xforce Ultimate sudah dibekali sejumlah fitur bantuan berkendara. Beberapa di antaranya adalah Forward Collision Mitigation (FCM), Adaptive Cruise Control, Lane Departure Warning, Blind Spot Warning, Rear Cross Traffic Alert, serta Automatic High Beam. Ada pula fitur kamera 360 derajat yang membantu ketika parkir atau bermanuver di ruang yang relatif sempit. Sensor parkir juga membuat pengemudi lebih mudah memperkirakan jarak kendaraan dengan objek di sekitar. Fitur lain yang cukup menarik adalah Active Yaw Control (AYC). Sistem ini bekerja dengan mengatur gaya pengereman pada roda depan untuk membantu menjaga stabilitas kendaraan ketika menikung. Sementara itu, Xforce memiliki beberapa mode berkendara yang bisa dipilih sesuai kondisi. Fitur Drive Mode memungkinkan karakter kendaraan disesuaikan ketika menghadapi kondisi jalan berbeda. Panoramic Roof Mitsubishi Xforce ICE Masuk ke bagian kabin, salah satu fitur yang langsung menarik perhatian adalah frameless panoramic roof. Fitur ini menjadi salah satu pembeda utama varian Ultimate sekaligus memberikan kesan kabin yang lebih lapang. Atap kaca tersebut dilengkapi electric sunshade sehingga pengemudi atau penumpang dapat mengurangi paparan cahaya matahari ketika dibutuhkan. Pada perjalanan siang hari, fitur ini memberikan tambahan kesan terbuka pada kabin. Untuk posisi duduk, Xforce menawarkan pengaturan yang cukup fleksibel. Namun, ada satu catatan ketika mobil digunakan oleh pengemudi dengan tinggi sekitar 187 cm. Pilar A terasa cukup rendah sehingga bagian atas area pandang ke depan bisa sedikit mengganggu, terutama ketika posisi jok diatur sesuai ergonomi pengemudi bertubuh tinggi. Hal ini memang sangat bergantung pada postur dan posisi duduk masing-masing pengemudi. Pencahayaan Malam Beranjak ke perjalanan malam hari, sistem pencahayaan menjadi salah satu bagian yang masih bisa ditingkatkan. Sorotan lampu depan terasa belum maksimal untuk memberikan visibilitas yang optimal ketika melaju di jalan yang minim penerangan. Kondisi tersebut membuat pengemudi perlu lebih mengandalkan penerangan jalan dan meningkatkan kewaspadaan ketika melewati ruas jalan yang gelap. Kesimpulan Setelah digunakan menempuh perjalanan Jakarta-Bandung sejauh 144,1 kilometer, Xforce Ultimate CVT menunjukkan karakter sebagai SUV ringkas yang lebih mengutamakan kenyamanan dan kemudahan penggunaan. Poin plus: Kabin senyap, terutama ketika digunakan melaju di jalan tol. Suspensi terasa lebih nyaman dibandingkan generasi sebelumnya, terutama ketika melewati permukaan jalan yang bergelombang. Konsumsi BBM cukup irit, dengan catatan 18 km per liter selama perjalanan 144,1 kilometer.Fitur cukup lengkap, mulai dari panoramic roof, kamera 360 derajat, sistem audio Yamaha hingga berbagai fitur bantuan berkendara. Panoramic roof memberikan kesan kabin lebih lapang dan menjadi salah satu daya tarik varian Ultimate. Poin minus: Pencahayaan malam hari terasa belum maksimal, khususnya ketika melewati ruas jalan dengan penerangan minim. Pilar A terasa cukup rendah bagi pengemudi dengan tinggi sekitar 187 cm, sehingga area pandang ke depan perlu disesuaikan melalui posisi jok dan setir. Dengan karakter tersebut, Xforce Ultimate cukup cocok bagi konsumen yang mencari SUV bensin untuk penggunaan sehari-hari sekaligus perjalanan luar kota. Mobil ini tidak mengejar performa agresif, tetapi menawarkan kombinasi kenyamanan, fitur, dan efisiensi yang menjadi daya tarik utamanya.