— Kualitas kamera menjadi salah satu faktor paling menentukan dalam memilih dashcam atau kamera dasbor. Meski bentuknya kecil, perangkat ini memegang peranan besar untuk merekam setiap kejadian di jalan, terutama saat kondisi tak ideal seperti remang-remang, hujan, hingga minim cahaya. Rahmat, Senior Sales Executive PT Whiteeast Indonesia selaku distributor resmi Blackvue, menjelaskan bahwa kualitas kamera dashcam di pasaran saat ini semakin beragam. “Tingkatannya ada Full HD, 2K, 4K,” ujar Rahmat yang ditemui Kompas.com, belum lama ini. Dashcam di GJAW 2025 Menurut Rahmat, saat ini sebagian besar produk dashcam yang ada di pasaran memiliki standar minimal Full HD. “Sepertinya hampir rata-rata standarnya sudah Full HD untuk sekarang ya. HD mungkin ada, tapi sudah jarang. Memang standarnya begitu. Jadi kalau orang mau mencari dashcam, pertama lihat spesifikasi kameranya,” kata Rahmat. Full HD memiliki resolusi 1080p dan sudah cukup untuk penggunaan harian, di mana pelat nomor atau obyek di jalan masih bisa terlihat jelas dalam kondisi normal. Kemudian, 2K memiliki resolusi 1440p, memberikan detail lebih tajam sehingga lebih mudah membaca pelat nomor atau melihat detail saat kondisi gelap atau hujan. Sementara itu, 4K menawarkan kualitas paling tinggi dengan resolusi 2160p, membuat gambar jauh lebih detail dan cocok bagi yang ingin hasil rekaman jelas dari jarak jauh. Dashcam 70mai saat terpasang di interior mobil Kualitas kamera yang baik akan terasa terutama pada kondisi pencahayaan rendah, saat melintas di jalan gelap, terowongan, atau sekadar area yang minim lampu jalan. Resolusi tinggi akan menghasilkan gambar yang lebih tajam, sehingga pelat nomor, marka jalan, atau obyek bergerak tetap bisa terekam jelas. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang