Mobil hybrid bekas kini semakin dilirik masyarakat sebagai alternatif kendaraan hemat bahan bakar tanpa harus beralih sepenuhnya ke mobil listrik. Selain konsumsi BBM yang efisien, harga mobil hybrid bekas juga mulai terjangkau. Bahkan, beberapa model sudah bisa dimiliki dengan banderol Rp 200 jutaan, membuatnya semakin realistis untuk digunakan sebagai kendaraan harian. Berdasarkan pantauan Kompas.com, Minggu (26/4/2026) di pasar mobil bekas daring, harga mobil hybrid cukup bervariasi tergantung merek, tahun produksi, hingga teknologi yang digunakan. Adapun daftar harga mobil hybrid bekas, sebagai berikut: Toyota Camry Hybird 2017, Rp 255 jutaan Toyota Camry Hybrid 2021, Rp 360 jutaan Toyota Corolla Cross Hybrid 2021, Rp 269 jutaan Toyota Corolla Altis Hybrid 2022, Rp 299 jutaan Toyota C-HR Hybrid 2019 , Rp 285 jutaan Toyota Yaris Cross Hybrid 2023, Rp 340 jutaan Suzuki Ertiga Hybrid 2022, Rp 225 jutaan Nissan Kicks e-Power 2020, Rp 260 jutaan Suzuki XL7 Hybrid 2024, Rp 256 jutaan Mitsubishi Outlander PHEV 2019, Rp 329 jutaan Toyota Innova Zenix Hybrid 2023, Rp 370 jutaan Harga mobil hybrid bekas dapat berbeda-beda tergantung sejumlah faktor. Beberapa di antaranya adalah kondisi kendaraan, jarak tempuh, kelengkapan dokumen, serta riwayat servis. Selain itu, lokasi penjualan juga berpengaruh terhadap harga. Unit di kota besar biasanya memiliki harga sedikit lebih tinggi dibanding daerah lain, terutama jika permintaan sedang tinggi. Faktor lain yang turut memengaruhi adalah kondisi baterai hybrid, mobil yang masih prima atau masih dalam masa garansi umumnya memiliki nilai jual lebih tinggi. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang