Chery melalui merek premiumnya, Exeed, bersiap meluncurkan SUV terbaru bernama Exeed EX7 pada 17 April mendatang. Model ini adalah pengembangan dari Exeed Exlantix ET untuk pasar global, yang sudah membuka pemesanan awal sejak 18 Maret.Salah satu daya tarik utama EX7 adalah penggunaan sistem pengereman mekanis elektronik atau Electronic Mechanical Brake (EMB). Teknologi ini diklaim sebagai yang pertama di dunia untuk kendaraan penumpang yang diproduksi massal.Secara desain, EX7 membawa bahasa desain terbaru Exeed dengan tampilan modern. Bagian depan menampilkan lampu terpisah dengan strip LED horisontal, kemudian aksen krom memperkuat kesan premium. Di bagian belakang, tampilannya tak kalah futuristis. Dimensi bodinya tergolong besar, dengan panjang 4.988 mm, lebar 1.975 mm, dan tinggi 1.710 mm, serta jarak sumbu roda mencapai 3.000 mm. Hal ini membuat kabin terasa lapang untuk kebutuhan keluarga maupun perjalanan jauh.Masuk ke interior, EX7 membawa konsep minimalis dengan layar terintegrasi 30 inci yang menggabungkan sistem infotainment dan hiburan penumpang. Fitur lain meliputi setir oval, panel instrumen digital, wireless charging, kaca spion tengah digital, jok kulit, hingga panoramic sunroof.Untuk dapur pacu, tersedia dua pilihan. Varian range-extender mengombinasikan mesin 1.5T dengan motor listrik, menghasilkan jarak tempuh listrik murni hingga 203 km. Sementara versi listrik murni dibekali motor ganda dengan tenaga gabungan besar dan baterai 97,6 kWh, yang mampu menempuh hingga 726 km.Mengutip Carnewschina, sistem pengereman EMB menjadi salah satu nilai jual mobil ini. Bahkan riset EMB ini memakan waktu tiga tahun untuk memastikan respons cepat, presisi tinggi, dan keandalan maksimal.Bagi yang belum tahu, teknologi EMB ini menghilangkan sistem hidrolik konvensional dan menggantinya dengan sinyal listrik, sehingga diklaim meningkatkan keselamatan.Di China, Exeed EX7 diproyeksikan menjadi pesaing serius di segmen SUV listrik menengah, bersaing dengan model seperti Li Auto L8 dan Aito M8.