Asia Cross Country Rally (AXCR) merupakan balap reli di trek sepanjang ribuan kilometer, dengan jalur yang menantang. Tidak mudah untuk bisa finis, tapi pereli wanita asal Indonesia ini sanggup melakukannya, bahkan sampai berkali-kali. Bernama Lody Natasha, pereli wanita yang sudah menggeluti dunia otomotif sejak masih kecil. Mobil jip dan reli sudah akrab dengannya, karena sang ayah juga menggeluti dunia yang sama. Mengenai keikutsertaannya di AXCR, Lody memulainya pada tahun 2017. Dia mengandalkan pikap kabin ganda Isuzu D-Max. "Saya berkenalan dengan Isuzu D-Max dari tahun 2017. Jadi tahun 2017, saya beruntung sekali, karena waktu itu saya didukung Isuzu D-Max dari Thailand langsung," ujar Lody, saat ditemui di Sentul, Jawa Barat, Kamis (24/10/2025). Lody Natasha, pereli wanita Indonesia yang berhasil finis 6 kali pada ajang Asia Cross Country Rally (AXCR) "Karena waktu itu AXCR membutuhkan pebalap perempuan dari Indonesia. Jadi, waktu itu balapan pertama saya free. Jadi, saya enggak mengeluarkan uang sepersen pun, di sana sudah disediakan Isuzu D-Max," kata Lody. Lody mengatakan, pada awal keikutsertaannya di AXCR, dia tidak menang. Tapi, dia mendapatkan penghargaan spesial karena menjadi pebalap perempuan yang mengikuti AXCR. "Pada tahun 2018 dan 2019, saya ikut AXCR lagi, tapi sebagai co-driver. Lalu, tahun 2022 kembali lagi, tapi sebagai manajer. Rasanya seperti gigit jari, karena enggak ikut balapan," ujar Lody. "Akhirnya, tahun 2023 saya daftar lagi dan kali ini harus cari sponsor. Saya pilih D-Max lagi, karena jujur hanya itu yang saya mampu untuk sewa," kata Lody, yang juga berprofesi sebagai florist di luar kegiatan balapnya. Sementara, banyak peserta di AXCR yang merupakan pebalap profesional. Mobilnya disediakan oleh tim balap atau didukung penuh oleh pabrikan. Sementara Lody, harus mengumpulkan dana dari sponsor dan menyewa mobil balap di Thailand. "Waktu itu, Isuzu D-Max yang saya pakai lumayan tua, tahun 2011. Waktu itu, saya masih runner-up, jadi enggak menang. Menurut saya, juara dua itu bukan juara," ujarnya. Lody Natasha saat mengikuti Asia Cross Country Rally (AXCR) Lody menambahkan, pada 2024, dirinya kembali mengikuti AXCR dengan D-Max sewaan lagi. Kali ini, menurutnya, mobil balap yang dia gunakan lebih kuat dibanding sebelum-sebelumnya. Meski demikian, rival-rivalnya adalah pebalap profesional dengan tim-tim dan persiapan yang sangat matang. Sementara, setiap harinya, balapan di AXCR bisa menempuh jarak hingga 500 km. Tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi Lody dan rekannya untuk bisa finis dengan segala keterbatasan. Lody Natasha saat berhasil finis Asia Cross Country Rally (AXCR) Dalam AXCR 2025 yang digelar di Thailand, Lody bersama co-driver Sasty Laksamana menuntaskan perjalanan sejauh lebih dari 2.200 kilometer. Jalur berpasir, berlumpur, dan berbatu menjadi saksi ketangguhan mereka menaklukkan tiap etape dengan kepala tegak. Reli bukan sekadar soal siapa paling cepat, tapi siapa yang paling tahan. Dibutuhkan insting, ketenangan, dan kerja sama solid antara driver dengan co-driver. Lody Natasha saat mengikuti Asia Cross Country Rally (AXCR) Tahun ini, Lody tak sekadar finis. Dia berdiri di podium tertinggi Kelas Wanita AXCR 2025 — capaian bersejarah bagi Indonesia. Lebih dari itu, mereka finis di peringkat ke-19 secara keseluruhan dari 44 peserta, menyalip nama-nama besar dari berbagai negara Asia. Bahkan, perjuangan Lody sudah dimulai dari sebelum reli. Dia harus mengumpulkan dana dari sponsor, karena untuk mengikuti AXCR ini dibutuhkan biaya hingga ratusan juta rupiah. "Tahun ini, saya mencari sponsor tidak semudah tahun-tahun sebelumnya. Sebelumnya ada saja sponsor, tapi tahun ini saya bahkan mencari sponsor dari para UMKM," ujar Lody. "Selama ini, saya sebagai tim privateer terus di AXCR. Jadi, ya harus cari sponsor sendiri. Tiga tahun belakangan ini ya saya harus sewa mobil terus," kata Lody. Tahun depan, Lody berharap bisa kembali mengikuti AXCR. Namun, dia juga punya rencana besar lainnya, yakni berkompetisi dalam Rally Raid Portugal. Untuk itu, dirinya mulai gencar mencari pihak-pihak yang mau mensponsori dirinya mewakili Indonesia di kancah balap internasional. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.