Pasar mobil bekas menyajikan beragam pilihan model dari pabrikan Nissan. Mulai dari lini sedan seperti Sentra, Sunny, dan Teana, segmen MPV seperti Grand Livina, Serena, dan Elgrand, hingga city car seperti March. Namun dibanding pabrikan asal Jepang lainnya, Nissan kerap diperbincangkan konsumen karena dianggap cukup merepotkan, baik dari segi perbaikan maupun pencarian suku cadang. Nissan March Meski memiliki citra demikian, tidak semua model Nissan tergolong rumit. Toko spesialis suku cadang justru merekomendasikan salah satu model city car yang dinilai paling tidak merepotkan untuk pemakaian harian, yakni Nissan March. March tahun 2016 warna hitam Menariknya, komponen Nissan March, khususnya varian 1.2 memiliki banyak kesamaan dengan Datsun Go sehingga suku cadangnya mudah didapat dan bisa saling tukar. “Nissan March, enggak ribet. Tiba-tiba kasarnya mogok, sudah ketahuan penyakitnya,” ujar Egy, pegawai toko spesialis sparepart Nissan dan Datsun Jaya Abadi di Mal Atrium Senen, kepada Kompas.com, Senin (28/9/2026). Model Premium dan Listrik Lebih Rumit Sebaliknya, kerumitan pencarian suku cadang biasanya dialami oleh pemilik model premium, mobil berpenggerak 4x4, hingga kendaraan berteknologi listrik. “Sementara yang ribet itu seperti Elgrand, Terrano, yang mobil listrik, Leaf, Kicks. Kalau yang listrik itu, kita langsung ke bengkel resmi Nissan, pesan ke sana langsung,” kata Egy. Harga Nissan March Bekas Soal harga di pasar mobil bekas, Nissan March generasi pertama lansiran 2012 saat ini dipasarkan mulai Rp 70 jutaan. Sementara untuk generasi penerusnya berada di kisaran Rp 90 juta hingga Rp 100 jutaan. Oleh karena itu, bagi konsumen yang tertarik meminang mobil bekas Nissan, ada baiknya memperhatikan ketersediaan suku cadang dari model yang disasar terlebih dahulu. Memilih model yang populer dapat memberikan ketenangan dalam perawatan harian, sedangkan untuk model langka atau berteknologi khusus, pemilik disarankan siap mengalokasikan waktu serta anggaran ekstra saat berburu komponen pengganti.