Mobil Listrik JAECOO J5 EV di GJAW 2025 Pasar kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) di Indonesia mengalami transformasi besar memasuki kuartal pertama tahun 2026. Jika setahun lalu pilihan konsumen di rentang harga Rp200 jutaan sangat terbatas, kini situasinya jauh berbeda. Berdasarkan rangkuman VIVA Otomotif, Rabu 25 Maret 2026, persaingan ketat antara jenama asal Tiongkok, Vietnam, hingga raksasa global lainnya membuat konsumen memiliki keleluasaan dalam memilih model yang sesuai kebutuhan. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Pilihan yang tersedia saat ini tidak lagi hanya terbatas pada city car berukuran mungil yang dirancang khusus untuk jalanan sempit. Sebaliknya, pasar kini diramaikan oleh berbagai jenis bodi kendaraan, mulai dari hatchback yang modis hingga SUV kompak yang menawarkan kesan tangguh. Fenomena ini menandakan bahwa teknologi baterai mulai mencapai titik ekonomi yang lebih efisien bagi masyarakat luas.Dominasi Wuling di Segmen Terjangkau Wuling Air ev Lite Long Range Wuling Motors masih mempertahankan tajinya sebagai salah satu pionir mobil listrik murah di tanah air. Melalui seri Air ev Lite, mereka tetap menjadi opsi paling rasional bagi konsumen yang mencari efisiensi maksimal untuk mobilitas perkotaan dengan harga mulai dari Rp214 jutaan.Kehadiran BYD dan Teknologi Baterai Unggulan BYD Atto 1Salah satu kejutan terbesar di awal 2026 adalah agresivitas BYD dalam merambah segmen entry-level. Melalui model Atto 1, BYD membawa standar baru di kelas harga Rp200 jutaan, khususnya pada varian Premium.Dengan keunggulan teknologi Blade Battery yang sudah diakui secara global, mereka menawarkan rasa aman lebih bagi pengguna baru mobil listrik. Kualitas interior dan kenyamanan suspensi yang ditawarkan menjadi tantangan serius bagi kompetitor lama yang sudah lebih dulu bermain di pasar ini.Strategi Unik VinFast dan Penantang Baru VinFast VF 5 di GJAW 2024VinFast turut memberikan warna berbeda dengan model VF 5 melalui strategi harga yang sangat kompetitif. Dengan menerapkan skema langganan baterai, harga jual awal kendaraan ini dapat ditekan hingga ke angka Rp212 jutaan. Langkah ini dianggap efektif untuk menarik minat pengguna mobil bensin konvensional yang masih ragu dengan ketahanan baterai jangka panjang.Di sisi lain, kehadiran merek-merek seperti Neta dan Jaecoo juga semakin memperketat persaingan dengan menawarkan fitur bantuan berkendara aktif yang biasanya hanya ditemukan pada mobil kelas atas.Geely EX2: Penantang Baru yang Agresif ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Mobil Listrik Geely EX 2Tidak ketinggalan, raksasa otomotif Geely juga resmi meramaikan persaingan harga Rp200 jutaan melalui model EX2. Kehadiran unit ini menjadi sinyal kuat bahwa persaingan mobil listrik di Indonesia semakin kompetitif. Mengandalkan desain hatchback yang aerodinamis dan teknologi manajemen baterai yang diklaim sangat efisien, Geely EX2 menyasar segmen anak muda dan keluarga kecil yang menginginkan kendaraan ramah lingkungan dengan durabilitas tinggi.